-
“Kesan pertama begitu menggoda, selanjutnya terserah anda..”
Sebuah tagline iklan parfum yang sangat terkenal bahkan mungkin hingga saat ini. Dalam kenyataannya memang seperti itu. sebuah kesan pertama yang sangat berkesan kita perlukan agar diri kita dapat selalu diingat dan hubungan yang baik pun dapat tercipta dengan baik.
Di dalam dunia bisnis, menciptakan kesan pertama yang menarik adalah suatu hal yang HARUS dikuasai oleh kita. MENGAPA? Agar lawan bisnis yang baru saja dikenal dapat dengan cepat menjadi partner bisnis kita.
Hal inilah yang saya lakukan ketika bertemu dengan salah seorang Presiden Direktur sebuah perusahaan Multinasional yang sangat besar dan terkenal. Saya bertemu dengan beliau saat sedang makan siang di sebuah restoran di kawasan Pondok Indah, yang tepat berada di bawah kantor saya waktu itu. Jujur, waktu itu beliau belum mengenali saya, tapi saya sudah kenal dengan beliau.
Kalau berkenalan dengan cara yang konvensional seperti datang dan berjabat tangan, memberikan kartu nama, sangatlah biasa. Mungkin saja nanti kartu nama saya diletakkan di tong sampah.
Nah, agar beliau dapat selalu mengingat saya, otomatis saya harus melakukan sebuah cara berkenalan yang sangat unik, impresif, kreatif, dan mengesankan pastinya. Ide pun muncul di pikiran saya.
Yang saya lakukan adalah menghampiri kasir dan mengatakan,
“Mbak, orang yang duduk di sebelah sana adalah teman saya. Kami sudah lama tidak bertemu. Saya mau memberikan kejutan dengan membayarkan makanannya. Kalau dia tanya siapa yang bayar makannnya, bilang saja teman beliau yang namanya Thomas Sugiarto yang kantornya ada di atas.”
Setelah itu saya kembali ke kantor.Kemudian satelah Presiden Direktur tersebut selesai makan dan pergi menghampiri kasir untuk membayar makanannya, kasir memberitahu bahwa makanannya sudah dibayar oleh temannya yang bernama Thomas Sugiarto yang kantornya ada di atas. Tentu saja beliau terkejut dan terheran-heran sambil bertanya siapakah gerangan Thomas Sugiarto itu.
Lalu beliau pun naik ke atas, ke kantor saya dan akhirnya kami bertemu dan berbincang-bincang.
Beliau berterima kasih kepada saya karena sudah men-traktirnya. Saya pun mengatakan, “tidak apa-apa Pak, ini kesempatan yang luar biasa bagi saya untuk bisa men-traktir Bapak.”
Sebelum beliau bertanya kapan kita berkenalan, saya langsung berkata, “Wah, mungkin Bapak sudah lupa! Kita pernah bertemu di sebuah seminar di Shangri-La atau di Grand Hyatt sekitar dua tahun yang lalu”
Raut wajah beliau menampakkan sedang berpikir keras mengingat-ingat waktu kita bertemu dan berkenalan.
Lalu saya pun lanjut berkata, “Tidak apa-apa Pak, mungkin Bapak sudah lupa karena sering menghadiri seminar dan acara resmi sehingga bertemu banyak orang”
Beliau pun akhirnya mengangguk-angguk dan setuju sambil tertawa.Saat itu seolah-olah kami sudah seperti teman lama. Hingga saat ini, beliau masih menjadi Klien bisnis saya yang loyal dan sering melakukan kerjasama bisnis dengan saya.
Para pembaca yang luar biasa, coba anda bayangkan… Jika saya menggunakan cara yang biasa-biasa saja, beliau mungkin tidak akan mengingat saya. Namun, sebuah kesan pertama yang mengesankan yang telah saya ciptakan, membuat beliau mengingat saya selalu.
Oleh karena itu, selalu ciptakan kesan pertama yang kreatif dan berkesan terhadap calon klien anda.
Keep in Believing-Learning-Action!
Salam sukses luar biasa.Saya, Thomas Sugiarto akan selalu bersama anda untuk mencapai sukses ber-income Rp.100juta per bulan.



