Home

Kejenuhan Pangsa Pasar Dunia Proteksi

Banyak orang yang masuk ke industri ini terkaget-kaget bahwa selama ini pangsa pasar dunia asuransi individu hanya sekitar 6% saja dari total penduduk Indonesia sebanyak 270 juta orang. Bahkan nasabah Prudential saja hanya sekitar dua setengah jutaan orang. Padahal banyak nasabah yang eksisting memiliki polis lebih dari satu. Tapi lucunya banyak yang asal memiliki polisi tanpa pahami isi dan manfaat polis dan umumnya tidak mencukupi atau tumpang tindih.

Fokus pasar yang kami bidik adalah pangsa pasar yang masih sangat besar di Indonesia, yaitu para manajerial mulai dari manajer tingkat GM, direksi dan profesional untuk proteksi income. Wirausaha pengusaha untuk proteksi nilai bisnis dan proteksi partnership bisnisnya dan para senior baik dari profesional maupun dari wirausaha untuk proteksi warisan dan dana abadi.

Ini adalah pasar yang masih sangat besar di Indonesia yang belum tergarap secara profesional oleh orang-orang yang luar biasa seperti Anda

Related Post

Bagaimana Bisa Join?

Bagaimana Anda bisa join? Pertanyaan yang bagus sekali. Pertama silahkan pelajari pemaparan kami selama ini. Jika Anda benar-benar yakin dan tertarik silahkan Isi form yang tersedia di Google form kami. Selanjutnya kami akan undang Anda hadir di bisnis opportunity presentation kami yang khusus. Dan silahkan Anda aktif bertanya jawab dan interaktif kepada kami. Jika Anda

Bagaimana Persepsi & Prospek Bisnis Asuransi

Banyak orang berpikir bahwa bisnis proteksi keuangan adalah bisnis yang ecek-ecek, hanya jualan sesuatu dan mempunyai image yang jelek di masyarakat. Padahal ini berbeda sekali di bisnis ini, modal utama bukanlah modal dalam bentuk uang tetapi untuk sukses besar di bisnis ini modal utama adalah jaringan kenalan dan keyakinan serta tekad Anda yang luar biasa.

Kekhawatiran atas Potensi Penolakan dari Masyarakat

Sesungguhnya di bisnis atau di pekerjaan apapun pasti akan ada potensi penolakan penolakan yang terjadi. Oleh karena itu Anda perlu belajar terkait konsep hukum bilangan besar. Dari sekian orang pasti ada satu yang mau, dari sekian yang tidak. So fokuskan ke hasil, bukan ke yang jumlah orang yang tidak mau. Agar tidak terjadi penolakan maka