Home

Generasi Sandwich Part 2

Berdasarkan sensus penduduk Indonesia di tahun 2020, terdapat 6 kelompok usia.

Apa saja?

Nah pertanyaannya siapakah yang masuk ke dalam generasi sandwich? Betul sekali generasi milenial dan Generasi X saat ini.

Nah bagi teman-teman yang masuk ke dalam generasi sandwich terasa nggak kehidupan secara finansial cukup berat. Jika kita yang masuk ke generasi sandwich dan rasanya pahitnya hidup ini tetapi tidak menyadari dan tidak menyiapkan kemampuan keuangan diri yang sangat baik sejak dini, maka dalam sekian tahun ke depan kita akan masuk ke tahun masa pensiun juga.

 Jika kita benar-benar tidak mandiri secara finansial tanpa sadar kita telah menciptakan generasi sandwich bagi anak bahkan bagi generasi cucu kita. Inilah sebabnya saya telah sadar, sejak masih sangat muda dan saya putuskan bahwa walaupun saya dan keluarga miskin, saya harus putuskan tali masalah keuangan keluarga khas Asia ini, agar tidak turun ke generasi berikutnya. Anda setuju?

Related Post

High Net Worth Individual

Menurut dunia keuangan orang kaya zaman ini atau disebut juga high networth individual atau dalam bahasa Indonesia disingkat hnwi adalah orang kaya ber income tinggi yang memiliki aset likuid senilai 1 juta US Dollar atau lebih. Dulu kita sering dengar yang disebut dengan millionaire. Tidak terdefinisi resmi  atau formal tentang HNWI dan ambang batas untuk

Inflasi dan Investasi

Apa itu inflasi? Apa itu investasi? Secara harfiah inflasi berarti adanya kenaikan harga barang atau menurunnya daya beli relatif masyarakat di periode waktu tertentu. Sementara investasi secara harfiah berarti bagaimana kita bisa mengembangbiakan uang. Walaupun kenyataannya investasi juga bisa membawa hasil negatif pula. Orang kaya dan super kaya sangat paham akan bahayanya inflasi tapi mereka

Generasi Sandwich Part 1

Dalam istilah yang lebih gamblang, kita mengenalnya sebagai generasi Sandwich. Mereka adalah para individu yang berada di kisaran usia 25 hingga 55 tahun, di mana mereka harus menanggung semua beban kehidupan keluarga inti. Bayangkan saja, mereka harus memikul tanggung jawab finansial untuk pasangan mereka sendiri, baik itu dari segi pekerjaan atau bisnis yang mereka jalani,