Home

Jebakan Investasi Bodong

Di jaman pandemi Covid-19 dan metaverse ini betapa banyak orang dengan mudah di iming-iming dengan berbagai investasi bodong, baik di dunia crypto abal-abal, robot trading maupun investasi saham gorengan lainnya. Berapa peringatan dari berbagai kalangan baik pakar maupun OJK dianggap angin berlalu, akibatnya terjebak 1001 rayuan dari para oknum termasuk influencer abal-abal yang tidak bertanggung jawab.

Akibatnya bukan hanya puluhan orang bahkan ribuan korban berjatuhan dari berbagai kalangan mulai dari yang bawah hingga bahkan yang berpendidikan tinggi maupun yang mempunyai jabatan baik.

Sekarang kalau mau menangis bombay dan mengaku sebagai korban memangnya ada gunanya ?

So mengapa banyak orang tertarik dan bisa jadi korban? Menurut para pakar dan juga pengamatan saya pribadi, hal ini terjadi karena sifat serakah. Mau untung banyak dan instan, sok paham tentang beragam model investasi dan dunia metaverse, tanpa memperhitungkan segala potensi resiko dan konsekuensinya.

Tidak benar-benar pakai logika, kritika, analitika dan sistematika dalam memahami dan giat melakukan riset atas beragam tawaran tersebut. Terakhir adalah salah bergaul, mudah percaya dan mendengarkan nasehat dari orang-orang yang salah atau sengaja menipu. Betul kan? Ayo kalau mau kaya jauhilah beragam jebakan ini, mari injak bumi dengan berkarya atau berbisnis dengan cara yang baik dan benar

Related Post

Kenaikan Gaji Rata-rata

Sejak pandemi di tahun 2020 kita melihat betapa dahsyat ekonomi tingkat dunia dan Indonesia mengalami guncangan berat. Banyak perusahaan baik di dunia produksi maupun jasa mengalami kesulitan karena daya beli sebagian besar masyarakat menurun drastis. Manajemen perusahaan harus membuat keputusan sulit di masa pandemi ini. Kurangi tenaga kerja besar-besaran, efisiensi besar saran atau terpaksa menutup

Potensi Resiko Terkena Kondisi Sakit Kritis atau Meninggal Terlalu Dini

Kapan potensi resiko kondisi kritis atau meninggal mendadak, mulai incar orang Indonesia? Dulu mungkin di atas usia 55 atau 60 tahun keatas. Tapi hari ini terkadang di usia 30 sampai 40 tahun, ada orang sudah bahkan kena kondisi kritis. Individu-individu yang rajin olahraga sekalipun bisa kena. Apa bahayanya jika kita tidak melakukan perencanaan keuangan yang

Kenaikan Daya Beli Berdasarkan Kenaikan Income vs Inflasi

Di episode terbaru saya berbicara tentang kenaikan gaji. Hari ini saya berbicara kenaikan gaji versus inflasi. Pernahkan Anda iseng-iseng menghitung, berapa sih kenaikan daya beli berdasarkan kenaikan gaji versus inflasi per tahun ? Jika kenaikan gaji 5% sementara inflasi 5% juga, maka sebenarnya kita tidak mengalami kenaikan daya beli. Hanya stagnan saja. Jika kenaikan gaji