Home

Visi Menjadi Wirausaha Partnership

Hai teman-teman kita sudah melakukan pengkajian atas opsi kendaraan finansial dari 1 sampai 4 sebagai seorang top management, profesional mandiri, wirausaha mandiri dan wirausaha franchise dengan segala konsekuensi baik positif maupun negatifnya

Sekarang kita akan mengkaji opsi kendaraan finansial kelima yaitu menjadi seorang wirausaha partnership. Apa konsekuensi positif maupun negatifnya?

Konsekuensi positif yang mungkin bisa dialami ketika menjadi seorang
wirausaha partnership :

  • Pada umumnya wirausaha bisnis partnership bergerak di bidang jasa sehingga bermodal relatif kecil saat memulai bisnis
  • Walaupun bermodal relatif kecil tetapi berpotensi berincome tak terbatas bagian serius berbisnis dengan pangsa pasar kelas menengah ke atas
  • Atau bisnis sharenya walaupun kecil tapi menjangkau pangsa pasar ke seluruh penjuru dan bisa digitalisasikan
  • Bisnis partnership biasanya memiliki pelatihan lengkap dan ada leader yang siap membantu, karena ini bisnis partnership untuk kesuksesan bersama yang sifatnya mutualisme
  • Jika kita sudah sukses dalam proses bisnis dasar yakni dalam penjualan jasa atau produk dan semua berjalan lancar di bidang tertentu kita bisa kembangkan tips dan bisa memulai mendapatkan pasif income secara pelan tapi pasti
  • Sangat berpotensi berincome besar jika tim kita semakin hari semakin berkembang dan berkembang pesat dan cepat
  • Di bidang tertentu tim yang besar bisa menjadi sebuah grup dan tentu selanjutnya bisa menghasilkan konon namanya royalti bisa seumur hidup dan bisa diwariskan di bisnis tertentu

Konsekuensi negatif yang mungkin bisa dialami ketika menjadi seorang wirausaha partnership :

  • Karena ini bisnis dengan modalnya yang relatif kecil sering dianggap nothing to lose alias tidak ada rugilah jika kita gagal tanpa hasil.
  • Karena bermodal relatif kecil pahamnya salah persepsi dianggap ini bisnis ecek-ecek, kerja sendirian dan parttime selamanya.
  • Karena persepsinya yang demikian sehingga tidak belajar serius apa konsep bisnisnya dan hanya tahu kulitnya saja sehingga tanpa visi, tanpa pengetahuan dan keterampilan yang memadai akibatnya apa?
  • Tidak pede menjalankan bisnis ini, hanya menjalankan bisnis dengan kualitas standar yang sangat rendah dan terkadang bersifat agak memaksa dalam menjalankan bisnisnya
  • Sering tidak mengikuti sistem dan mengikuti petunjuk maupun nasehat dari leader yang pada akhirnya akan demotivasi sendirinya dan bermuara pada yang namanya muntaber atau mundur tanpa berita atau hipertansi – hilang pergi tanpa permisi
  • Satu lagi biasanya yang kurang berhasil umumnya hanya fokus pada penjualan bernilai kecil sekali-sekali dan jangka pendek. Tidak kembangkan tim partnership dalam jangka panjang

Sekarang Anda sudah tahu semua konsekuensi positif dan negatifnya. Siapkah Anda menghadapi itu semua? Silahkan renungkan lebih dalam lagi ya. Jika Anda siap apa yang Anda harus siapkan mulai saat ini dan ke masa depan? Untuk bisa menjadi sukses di bidang wirausahakan partnership ini.

Jika segala sesuatu berjalan mulus tentu sangat bagus tapi apa jadinya jika segala sesuatu tidak sesuai rencana? Apa rencana b atau c yang bisa Anda pakai untuk keluar dari kondisi ini? Apakah teman-teman bisa berikan saran buat konsep ini silakan?

Related Post

Visi Menjadi Wirausaha Mandiri

Kita sudah melakukan pengkajian atas opsi kendaraan finansial 1 dan 2 sebagai seorang top manajemen maupun profesional mandiri. Kita sudah melakukan pengkajian mendalam atas semua konsekuensinya. Sekarang kita akan mengkaji opsi kendaraan finansial ketiga yaitu menjadi Wirausaha Mandiri. Apa konsekuensi positif maupun negatifnya? Konsekuensi positif yang bisa didapat ketika menjadi wirausaha mandiri adalah: Berpotensi menjadi

Konsep Kolaborasi “Yin Yang Kejar Impian – Menghindari Kesengsaraan” Dalam Mencapai Kesuksesan

Minggu lalu saya menjelaskan tentang metode bagaimana agar orang bisa berhasil mengejar kesuksesan dengan memanfaatkan kekuatan pikiran mengejar impian. Jika dirinya bisa menggunakan kekuatan visualisasi dan memiliki alasan yang sangat kuat, maka ini adalah metode yang sangat menyenangkan dalam prakteknya. Apakah teman-teman sudah mencobanya? Bagus sekali, sejujurnya dalam praktek ini terkadang metode ini bisa menciptakan

Mengejar Sukses Karena Mentalitas Mengejar Impian

Konon hanya sebagian kecil orang saja yang berhasil mencapai kesuksesan, karena dia memiliki impian yang jelas dan memiliki alasan yang kuat untuk mencapainya. Orang yang memiliki tujuan jelas bukan hanya sebuah pernyataan, Saya ingin membahagiakan orang tua, Saya ingin sukses, Saya ingin kaya. Karena pernyataan ini masih bersifat awang-awang dan sangat tidak jelas.  Berdasarkan pembelajaran