Home

Inflasi dan Investasi

Apa itu inflasi? Apa itu investasi? Secara harfiah inflasi berarti adanya kenaikan harga barang atau menurunnya daya beli relatif masyarakat di periode waktu tertentu. Sementara investasi secara harfiah berarti bagaimana kita bisa mengembangbiakan uang.

Walaupun kenyataannya investasi juga bisa membawa hasil negatif pula. Orang kaya dan super kaya sangat paham akan bahayanya inflasi tapi mereka sangat percaya akan dahsyatnya faktor investasi dalam jangka menengah dan panjang. Maka mereka selalu menginvestasikan sebagian besar uangnya bahkan uang orang lain.


Sebaliknya orang yang berada di kelas menengah ke bawah, di kuadran dunia kerja atau pekerja mandiri apalagi yang terjebak dalam generasi sandwich dan tidak memahami perencana keuangan dasar hanya bisa memiliki sedikit sisa dana setiap bulannya sehingga tidak mampu mengembangkan uangnya secara optimal di masa kini dan di masa depan bahkan bisa menyusut.

Ini akan menjadi lingkaran setan hingga masuk usia pensiun. Itulah sebabnya mengapa orang kaya bisa bertambah kaya dan mengapa orang semakin miskin bisa bertambah semakin miskin seiring berjalannya waktu

Related Post

High Net Worth Individual

Menurut dunia keuangan orang kaya zaman ini atau disebut juga high networth individual atau dalam bahasa Indonesia disingkat hnwi adalah orang kaya ber income tinggi yang memiliki aset likuid senilai 1 juta US Dollar atau lebih. Dulu kita sering dengar yang disebut dengan millionaire. Tidak terdefinisi resmi  atau formal tentang HNWI dan ambang batas untuk

Perjalanan Hidup Manusia Modern

Secara umum inilah perjalanan hidup manusia dunia saat ini yaitu mulai dari usia ketika kita lahir, sekolah selesai, bekerja hingga ketika pensiun dan seterusnya. Setuju? Ketika kita muda, kita semua memiliki impian yang indah atas dunia ini dan luar biasa. Bener nggak? Oleh karena itu di usia sekitar 25 tahun dan ke atas, mungkin kita

Generasi Sandwich Part 1

Dalam istilah yang lebih gamblang, kita mengenalnya sebagai generasi Sandwich. Mereka adalah para individu yang berada di kisaran usia 25 hingga 55 tahun, di mana mereka harus menanggung semua beban kehidupan keluarga inti. Bayangkan saja, mereka harus memikul tanggung jawab finansial untuk pasangan mereka sendiri, baik itu dari segi pekerjaan atau bisnis yang mereka jalani,