Home

5 Tahapan Memiliki Asuransi Secara Benar

Nomor satu, Anda harus sadar bahwa memiliki asuransi di zaman sekarang ini bukanlah suatu kemewahan. Tetapi adalah sebuah kewajiban untuk memproteksi diri maupun keluarga, terhadap resiko sakit biasa kondisi atau sakit kritis maupun meninggal mendadak, terlalu dini atau di usia yang hidup yang terlalu lama.

Yang kedua Anda harus memilih secara sadar, misalnya satu dari lima perusahaan terbaik dalam 5 tahun terakhir. Sehingga bisa meminimalisir potensi terjadinya gagal bayar dari perusahaan yang tidak kredibel atau tidak bertanggung jawab.

Yang ketiga Anda harus cari agen terbaik dari perusahaan-perusahaan itu. Agen yang memiliki sikap mental yang baik berpengalaman, berpengetahuan tinggi dan cara melayani yang baik untuk jangka panjang.

Yang keempat Anda harus bicara apa adanya dengan agen tersebut agar dia tahu potensi masalah proteksi keuangan itu apa saja. Dan tahu kebutuhan sehingga dia bisa memberikan alternatif solusi dan produk yang terbaik untuk Anda,

Dan yang kelima Anda sadar bahwa masih mungkin saja ada faktor XYZ yang bisa menyebabkan klaim tidak dibayar. So konsultasi dengan agen apa potensi-potensi, faktor-faktor tersebut secara berkala. Juga pahami isi polis Anda, setidaknya garis besarnya saja. Setuju?

Related Post

Mengapa Nasabah Perlu Review Polis 2-3 Tahun

Pada umumnya di Indonesia banyak orang punya asuransi bukan karena keinginan, kemauan atau kesadaran sendiri. Tetapi karena didatangi oleh seorang agen. Entah yang profesional atau tidak, namun pada saat sudah buka polis beliau umumnya tidak tahu isi polisinya apa. Hanya perasaan bahwa saya sudah punya polis atau sudah terproteksi. Seiring berjalannya waktu bisa 5 tahun,

Mengapa Senior Perlu Siapkan Wasiat Secara Adil-Bijak-Legal

Dewasa ini kita banyak menyaksikan kasus-kasus sengketa warisan. Mengapa hal ini bisa terjadi? Hal ini terjadi karena seorang senior, baik itu pengusaha sukses atau pensiunan makmur ketika ia masih hidup dan memiliki kendali tidak menggunakan kendali itu untuk menciptakan wasiat secara bijak, adil dan legal agar pembagian warisan bisa berjalan mulus ketika dirinya telah tiada.

Mengapa Seorang Direksi Perlu Proteksi Income

Dewasa ini kita melihat banyak orang bahkan yang berusia muda sudah mencapai posisi manajerial tinggi, direksi atau bahkan presiden direktur. Hal ini merupakan kabar terbaik untuk Indonesia. Tetapi apakah hal ini merupakan kabar baik untuk keluarganya yang sudah terbiasa hidup makmur enak agar bisa langgeng selamanya? Belum tentu, jika sang istri merupakan seorang ibu rumah