Home

3 Fungsi Utama Proteksi Ala TS

Sesungguhnya di dunia proteksi menurut pengalaman saya hanya ada tiga fungsi utama dalam dunia proteksi yaitu :

Proteksi atas kualitas kenyamanan di mana seorang nasabah bisa memilih fasilitas Rumah Sakit yang sekamar, apakah sendirian atau sekamar berdua atau lebih. Dibayarin sebagian atau 100% yang bisa berobat di Indonesia saja atau bisa berobat di luar negeri tertentu atau bahkan di seluruh dunia

Yang kedua adalah proteksi income maupun nilai bisnis, dimana kita bisa memproteksi keuangan terhadap risiko kondisi atau sakit kritis atau meninggal mendadak bagi seorang pekerja, seorang profesional maupun pebisnis

Yang ketiga adalah proteksi atas warisan dimana seseorang nasabah yang sudah berumur 55 tahun keatas dia ingin masing-masing ahli warisnya mendapatkan hak waris secara adil dan merata sehingga terhindar dari terjadinya sengketa. Atau hasil klaimnya bisa difungsikan sebagai dana abadi untuk kegiatan sosial atau amal

Related Post

Pernahkah Menghitung Nilai Seekor Ayam

Bayangkan jika kita memelihara seekor ayam di rumah maka nilainya minimal Rp50.000. Jika kita memiliki seekor kambing nilainya minimal 2 juta. Kita memiliki seekor sapi minimal nilainya 20 juta atau lebih. Bagaimana dengan nilai diri kita bagi keluarga? Mungkin Anda akan menjawab tak terhingga. Yes benar sekali. Tapi bagaimana jika kita mendadak panggil ke atas.

Mengapa Ibu Sosialita Perlu Paham Asuransi

Dewasa ini banyak sekali kita melihat di sosmed, ibu-ibu muda sosialita yang hidupnya glamor, sangat menikmati hidup di zaman now tapi umumnya tidak bekerja dan tidak memahami bisnis. Seluruh incomenya tergantung pada pemberian sang suami. Jika tiba-tiba sang suami, apakah seorang pejabat tinggi, pebisnis atau direksi meninggal mendadak maka kehidupan rumah tangga ibu sosialita tersebut

Mengapa Orang Yang Hutang Kepada Anda Perlu Diproteksi

Pernahkah Anda mendengar seorang yang bekerja atau berbisnis dengan benar tapi bisa bisa sial-sialnya jatuh bangkrut. Mengapa? Karena orang yang berhutang kepadanya tiba-tiba meninggal dan hutangnya pun tidak tertagih karena keluarganya tidak memiliki uang untuk membayar. Oleh karena itu bagi Anda yang berbisnis dan sering memberikan hutang kepada orang lain, pastikanlah orang yang berhutang banyak