Home

Mengapa Nasabah Kecewa Klaim Tidak Dibayar

Hal ini terjadi karena di masa lalu atau bahkan bisa jadi di hari ini atau beberapa waktu kedepan, banyak nasabah Indonesia membuka polis proteksi bukan karena kesadaran diri atas kebutuhan proteksi tapi karena faktor pertemanan, faktor persaudaraan, terkadang-kadang didatangi oleh agent lalu merasa nggak enak. Terkadang karena merasa kasihan sehingga akhirnya buka polis tapi tanpa benar-benar memahami kebutuhan proteksi diri dan keluarganya.

Setelah itu karena merasa sudah punya polis, sudah aman tanpa tahu isi polisnya apa. Ketika suatu saat beliau atau keluarga sakit, baru ingat punya polis asuransi. Tapi bisa jadi agennya sudah tidak ada, atau apa yang dirinya pikir sudah memiliki manfaat polis tertentu. Tetapi berbeda dengan apa yang tertera di polis sehingga tidak bisa klaim atau ada masalah lainnya.

Akhirnya beliau kecewa berat dengan agennya atau kepada perusahaan asuransi atau bahkan kepada fungsi asuransi itu sendiri. Padahal klaim memang tidak bisa dibayar jika tidak memenuhi syarat dan ketentuan polis. Jadi harus bagaimana sih? coba simak video-video berikutnya

Related Post

Mengapa Premi Murah Bisa Merugikan Nasabah

Umumnya masyarakat mengira bahwa setoran premi itu sama dengan biaya asuransi. Ya kan? Padahal ini adalah 2 hal yang berbeda. Setoran premi adalah sebuah rencana yang bisa jadi rencana setor dalam 5 tahun, 10 tahun atau 20 tahun atau bahkan lebih dengan nilai premi yang relatif sama per tahunnya. Tingkat premi akan semakin tinggi jika

Mengapa Pengusaha Perlu Proteksi Nilai Bisnisnya

Dewasa ini kita banyak melihat orang-orang yang masih usianya muda sudah menjadi pengusaha sukses luar biasa ini sebuah kabar baik bagi Indonesia. Tetapi apakah keluarganya bisa tetap hidup makmur selamanya di masa depan? Belum tentu, jika sang pengusaha tersebut adalah seseorang yang memulai usaha dari nol dan gayanya masih terus dipertahankan sebagai One Man Show

Mengapa Seorang Direksi Perlu Proteksi Income

Dewasa ini kita melihat banyak orang bahkan yang berusia muda sudah mencapai posisi manajerial tinggi, direksi atau bahkan presiden direktur. Hal ini merupakan kabar terbaik untuk Indonesia. Tetapi apakah hal ini merupakan kabar baik untuk keluarganya yang sudah terbiasa hidup makmur enak agar bisa langgeng selamanya? Belum tentu, jika sang istri merupakan seorang ibu rumah