Home

Mengapa Banyak Orang Kaya Modern Memiliki Proteksi

Dewasa ini banyak orang kaya sangat paham pentingnya proteksi keuangan. Bukan karena duitnya nggak ada, duitnya banyak sekali tetapi mereka tetap memiliki proteksi yang cukup sesuai dengan gaya hidupnya. Mengapa? Karena mereka sangat cerdas dan cerdik dalam urusan keuangan.

Biasanya mereka menggunakan sejumlah uang kecil untuk transfer risiko untuk proteksi nilai bisnisnya di masa depan. Mereka memahami bahwa seorang pebisnis atau profesional, memiliki risiko-resiko jika sampai sakit keras atau meninggal mendadak. Semua aset dan proteksi income masa depan mereka berpotensi hilang mendadak.

Maka dengan menggunakan prinsip uang kecil membeli uang besar yang terkukur, mereka bisa memproteksi masa depan keuangan keluarganya. Jika dirinya sehat, keluarga tetap bisa hidup makmur. Tetapi jika dirinya terkena musibah keluarga tetap terjaga kualitas hidupnya. Inilah kenapa orang kaya punya proteksi asuransi yang sesuai dengan kualitas hidupnya. Anda setuju?

Related Post

Mengapa Premi Murah Bisa Merugikan Nasabah

Umumnya masyarakat mengira bahwa setoran premi itu sama dengan biaya asuransi. Ya kan? Padahal ini adalah 2 hal yang berbeda. Setoran premi adalah sebuah rencana yang bisa jadi rencana setor dalam 5 tahun, 10 tahun atau 20 tahun atau bahkan lebih dengan nilai premi yang relatif sama per tahunnya. Tingkat premi akan semakin tinggi jika

Di Usia Tua Perlu Memiliki Asuransi

Umumnya orang yang sudah senior, usia sekitar 55-60 tahun ke atas berpikir jika memiliki asuransi saat ini preminya sangat mahal. Sesungguhnya sangat wajar, soalnya resiko sakit juga semakin tinggi. Akhirnya kelamaan berpikir dan waktu berjalan terus. Satu titik ketika sadar dan butuh, sudah tidak bisa punya asuransi lagi. Karena faktor adanya penyakit atau di atas

Mengapa Nasabah Kecewa Klaim Tidak Dibayar

Hal ini terjadi karena di masa lalu atau bahkan bisa jadi di hari ini atau beberapa waktu kedepan, banyak nasabah Indonesia membuka polis proteksi bukan karena kesadaran diri atas kebutuhan proteksi tapi karena faktor pertemanan, faktor persaudaraan, terkadang-kadang didatangi oleh agent lalu merasa nggak enak. Terkadang karena merasa kasihan sehingga akhirnya buka polis tapi tanpa