Home

Mengapa Orang Yang Hutang Kepada Anda Perlu Diproteksi

Pernahkah Anda mendengar seorang yang bekerja atau berbisnis dengan benar tapi bisa bisa sial-sialnya jatuh bangkrut. Mengapa? Karena orang yang berhutang kepadanya tiba-tiba meninggal dan hutangnya pun tidak tertagih karena keluarganya tidak memiliki uang untuk membayar.

Oleh karena itu bagi Anda yang berbisnis dan sering memberikan hutang kepada orang lain, pastikanlah orang yang berhutang banyak kepada Anda memiliki proteksi yang benar dengan demikian jika terjadi sesuatu kepada mereka. Keluarga mereka bisa terima asuransi sehingga memiliki uang yang cukup banyak dan berpotensi membayar hutangnya kepada Anda. Jadi Anda bisa tidak ikut jatuh miskin akibat orang tersebut meninggal. Tapi yang terpenting harus ada perjanjian jelas atas hutang tersebut hitam di atas putih, yang memenuhi kaidah hutang piutang yang sah secara legal

Related Post

Mengapa Nasabah Perlu Review Polis 2-3 Tahun

Pada umumnya di Indonesia banyak orang punya asuransi bukan karena keinginan, kemauan atau kesadaran sendiri. Tetapi karena didatangi oleh seorang agen. Entah yang profesional atau tidak, namun pada saat sudah buka polis beliau umumnya tidak tahu isi polisinya apa. Hanya perasaan bahwa saya sudah punya polis atau sudah terproteksi. Seiring berjalannya waktu bisa 5 tahun,

Memiliki Banyak Polis Berkah Atau Masalah?

Ketika saya bertemu dengan seseorang dan beliau mengatakan wah saya sudah punya banyak buku polis di berbagai perusahaan. Saya langsung sahut, luar biasa. Di sini ada 2 kabar, yaitu kabar baik dan kabar buruk. Kabar baiknya adalah beliau ini orang yang sangat sayang keluarga dan sadar pentingnya asuransi sehingga mempunyai buku polis yang jumlahnya banyak.

Apakah Anda Kenal Kakeknya Kakek?

Bayangkan jika Anda adalah seseorang yang sangat kaya saat ini dan ketika ditanya apakah Anda kenal kakeknya Anda? Mungkin Anda menjawab Ya tentu dong. Jika ditanya lagi apakah Anda kenal bapaknya kakek? Mungkin Anda akan berpikir keras kemudian menjawab tidak. Jika ditanya lagi siapakah kakeknya kakek Anda tentu Anda akan menjawab tidak tahu lah. Mengapa