Home

Mengapa Perlu Proteksi Income Bagi Keluarga Muda

Sering kita mendengar cerita seorang pemuda berusia 25-35 tahun sudah berkeluarga dan punya anak-anak yang sedang aktif dan lucu-lucunya. Karena itu sang istri berhenti bekerja untuk menjaga dan merawat anak-anak. Ini adalah keluarga yang sangat ideal sesungguhnya.

Tetapi apakah mempunyai potensi masalah keuangan? Ya jika sang suami dalam perjalanan mencari nafkah untuk memenuhi semua kebutuhan keluarganya tetapi tidak memproteksi nilai incomenya maka ini akan menjadi masalah besar jika tiba-tiba sang suami meninggal dunia. Sang istri mungkin akan sangat sulit menghasilkan uang yang sama seperti sang suami. Jika bisa pun waktu dan perhatian ke anak akan terbengkalai, sangat dilematis bukan? Oleh karena itu untuk menghindari masalah ini sang suami seharusnya memproteksikan nilai incomenya. Setuju?

Related Post

Buka Asuransi Bukan Untuk Investasi Apalagi Mencari Keuntungan

Sering kita dengar, ada orang ngomong wah saya sudah buka polis asuransi 10 tahun atau lebih tidak pernah klaim. Rugi besar, saya menyesal. Mengapa orang berpikiran demikian? Karena ada kesalahan persepsi bahwa asuransi itu laksana sebuah investasi. Padahal itu 2 hal yang berbeda jauh. Ketika kita memiliki uang kita investasikan maka harapannya adalah mendapatkan kenaikan

Saya Banyak Tanggungan Asuransi Tidak Prioritas

Seringkali kita mendengar seorang pekerja atau seorang pebisnis mengatakan waduh saya sudah punya banyak tanggungan, jadi asuransi nanti saja deh bukan prioritas saat ini. Ya hal ini tidak akan jadi masalah jika Anda bisa yakin 100% bahwa Anda tetap sehat-sehat selalu. Jika Anda adalah seorang pencari nafkah tunggal atau pebisnis one man show, istri Anda

Mengapa Banyak Orang Kaya Modern Memiliki Proteksi

Dewasa ini banyak orang kaya sangat paham pentingnya proteksi keuangan. Bukan karena duitnya nggak ada, duitnya banyak sekali tetapi mereka tetap memiliki proteksi yang cukup sesuai dengan gaya hidupnya. Mengapa? Karena mereka sangat cerdas dan cerdik dalam urusan keuangan. Biasanya mereka menggunakan sejumlah uang kecil untuk transfer risiko untuk proteksi nilai bisnisnya di masa depan.