Home

Mengapa Seorang Direksi Perlu Proteksi Income

Dewasa ini kita melihat banyak orang bahkan yang berusia muda sudah mencapai posisi manajerial tinggi, direksi atau bahkan presiden direktur. Hal ini merupakan kabar terbaik untuk Indonesia. Tetapi apakah hal ini merupakan kabar baik untuk keluarganya yang sudah terbiasa hidup makmur enak agar bisa langgeng selamanya? Belum tentu, jika sang istri merupakan seorang ibu rumah tangga dan anak-anaknya masih kecil.

Jika gaya hidup tinggi diimbangi oleh income yang tinggi memang membuat keadaan nyaman sekali namun jika saat mencari nafkah tiba-tiba terkena kondisi atau sakit kritis, atau meninggal dunia mendadak sementara tidak ada dana cadangan yang cukup yang bisa menopang kehidupan, hal ini akan menyebabkan guncangan besar.

Oleh karena itu, seseorang  yang berada di jajaran manajerial atau direksi perlu proteksi nilai incomenya agar jika terjadi sesuatu terhadap dirimu  keluarganya masih tetap hidup sejahtera, sesuai dengan gaya hidup sebelumnya

Related Post

Apakah Anda Kenal Kakeknya Kakek?

Bayangkan jika Anda adalah seseorang yang sangat kaya saat ini dan ketika ditanya apakah Anda kenal kakeknya Anda? Mungkin Anda menjawab Ya tentu dong. Jika ditanya lagi apakah Anda kenal bapaknya kakek? Mungkin Anda akan berpikir keras kemudian menjawab tidak. Jika ditanya lagi siapakah kakeknya kakek Anda tentu Anda akan menjawab tidak tahu lah. Mengapa

Pernahkah Menghitung Nilai Seekor Ayam

Bayangkan jika kita memelihara seekor ayam di rumah maka nilainya minimal Rp50.000. Jika kita memiliki seekor kambing nilainya minimal 2 juta. Kita memiliki seekor sapi minimal nilainya 20 juta atau lebih. Bagaimana dengan nilai diri kita bagi keluarga? Mungkin Anda akan menjawab tak terhingga. Yes benar sekali. Tapi bagaimana jika kita mendadak panggil ke atas.

Mengapa Perlu Proteksi Bisnis Partnership Via Buy Sell Agreement

Sering kan kita mendengar sebuah bisnis hasil kongsian dari dua orang atau lebih di beberapa tahun lalu. Sekarang menjelma menjadi bisnis yang luar biasa hebat saat ini berkat kompetensi masing-masing partner bisnis yang sangat besar. Tetapi apa yang terjadi jika mereka tidak menggunakan sistem dan para profesional dalam menjalankan bisnis, serta melakukan proses suksesi yang