Home

Wirausaha Dilahirkan vs Diciptakan

Wirausaha dilahirkan atau wirausaha diciptakan? Manakah yang benar? Pertanyaan ini sudah sering dan bahkan sudah sejak lama menjadi fokus perdebatan. Bisa jadi sudah berlangsung berabad-abad yang lalu.

Apakah seorang wirausaha bakat lahiriyah atau dapat diciptakan, diajarkan dan dipelajari oleh siapa saja?Bakat wirausaha itu diciptakan bukan dilahirkan.

Berdasarkan berbagai pembelajaran selama 30 40 tahun dan juga pengamatan saya selama ini wirausaha itu diciptakan. Bukan dilahirkan. Hal ini juga saya bahas dalam buku saya Your Great Success Start From Now dan Big Dream Make It Happen. Apa bukti konkritnya? Fakta konkritnya banyak wirausaha sukses di manapun di dunia ini, baik di masa kini maupun di masa lalu banyak yang terlahir dari keluarga miskin. Beragam suku, lingkungan pendidikan, agama, keyakinan dan dari daerah manapun.

Sebaliknya banyak juga anak pengusaha kaya berpendidikan tinggi atau suku tertentu dan lainnya, tidak sukses menjadi wirausaha. Mengapa ini bisa terjadi? Ya karena sesungguhnya setiap manusia sehat bisa mahir atau ahli melakukan apapun sepanjang keputusannya ada di tangan dirinya.

Jika dirinya percaya mau bertekad belajar dan berusaha pasti bisa sukses termasuk menjadi wirausaha. Bahkan mohon maaf, yang terlahir cacat dengan kondisi tertentu masih tetap berpotensi sukses besar. Masalahnya kita percayakah? Maukah dan bertekad kah? Mengapa di masyarakat terkesan hanya orang atau suku tertentu saja yang sukses? Itu karena persepsi masyarakatnya hanya melihat hasil akhir dan tanpa menggunakan logika dan berkesimpulan demikian lalu terperangkap oleh persepsi serta pengalaman masa lalu di lingkungannya.

Sesungguhnya semua itu terjadi karena seseorang calon wirausaha secara sadar atau tidak terpengaruh oleh faktor-faktor di atas. Jika dia percaya, mau belajar dan bertekad maka hasil pasti bisa dan sebaliknya.

NASEHAT BIJAK

Jadi ini sebuah kabar baik percayalah bahwa siapapun bisa menjadi wirausaha sukses asal percaya ,mau, bertekad belajar dan berusaha serta praktek menjadi wirausaha terlepas dari latar belakang apapun. Cepat atau lambat pasti akan sukses. Anda setuju dan siap jadi wirausaha? Selamat datang

Related Post

Kejar Penjualan vs Menarik Pembelian

Kejar penjualan atau kejar kupu-kupu versus menarik pembelian atau ciptakan Taman Berbunga. Manakah pola pikir yang perlu dimiliki wirausaha? Kejar penjualan atau kejar kupu-kupu Tipikal umum wirausaha yang berpola pikir kejar penjualan atau kejar kupu-kupu, biasanya memiliki fokus yang sangat besar mengejar konsumen dengan tujuan menjual sebanyak mungkin produk atau jasa dalam waktu yang singkat

Banyak Berjanji Di Depan vs Memberi Melebihi Dugaan

Banyak berjanji di depan atau memberi melebihi dugaan? Mana pola pikir yang perlu dimiliki wirausaha? Apa itu pola pikir banyak berjanji di depan? Tipikal wirausaha yang berpola pikir banyak berjanji di depan, seringkali diasosiasikan dengan perilaku wirausaha yang tidak etik dalam upaya mendapatkan pelanggan. Umumnya cenderung tidak jujur dalam berbisnis. Sering memberikan janji yang terkadang

Bekerja Keras vs Bekerja Cerdas

Bekerja keras atau bekerja cerdas? Mana pola pikir yang perlu dimiliki wirausaha? Apa itu pola pikir bekerja keras? Tipikal umum wirausaha yang berpola pikir bekerja keras adalah lebih menggunakan waktu dan tenaganya langsung melakukan bisnis, tanpa melakukan persiapan dan perencanaan yang matang. Fokusnya adalah action akibatnya banyak hal harus dikerjakan sendiri dalam waktu yang lebih