Home

Apakah Anda Kenal Kakeknya Kakek?

Bayangkan jika Anda adalah seseorang yang sangat kaya saat ini dan ketika ditanya apakah Anda kenal kakeknya Anda? Mungkin Anda menjawab Ya tentu dong. Jika ditanya lagi apakah Anda kenal bapaknya kakek? Mungkin Anda akan berpikir keras kemudian menjawab tidak. Jika ditanya lagi siapakah kakeknya kakek Anda tentu Anda akan menjawab tidak tahu lah.

Mengapa demikian? Karena Anda akan jawab sudah tidak ada hubungan lagi. Bayangkan 50 tahun ke depan jika cucunya cucu Anda ditanya siapakah Columbus? Tentu mereka bisa jawab itu adalah penemu benua Amerika. Siapakah Barrack Obama? Mereka jawab presiden Amerika Serikat yang pertama keturunan Afrika. Siapakah pak Jokowi? Tentu mereka jawab Presiden Republik Indonesia yang sangat humble, sangat baik dan hebat di Indonesia. Tetapi ketika ditanya siapakah kakeknya kakek Anda? Tentu mereka akan berpikir keras bahkan menjawab tidak tahu kenapa? Sudah tidak ada hubungan.

Anda di surga jika tahu ini pasti sangat sedih, masih bertanya-tanya kenapa cucunya cucu saya tidak tahu siapa saya. Padahal saya orang kaya raya di zamannya, sementara kakek moyangnya orang lain dikenal mereka. Hal ini bisa terjadi mungkin karena mereka merasa tidak ada hubungan sama Anda. Jadi bagaimana caranya membuat mereka tetap ingat dan mempunyai hubungan dengan Anda? Ciptakanlah dana abadi untuk pendidikan bagi keturunan-keturunan Anda di masa depan. Inilah yang namanya konsep dana abadi pendidikan bagi keturunan orang kaya seperti Anda. Setuju?

Related Post

Mengapa Nasabah Perlu Review Polis 2-3 Tahun

Pada umumnya di Indonesia banyak orang punya asuransi bukan karena keinginan, kemauan atau kesadaran sendiri. Tetapi karena didatangi oleh seorang agen. Entah yang profesional atau tidak, namun pada saat sudah buka polis beliau umumnya tidak tahu isi polisinya apa. Hanya perasaan bahwa saya sudah punya polis atau sudah terproteksi. Seiring berjalannya waktu bisa 5 tahun,

Mengapa Seorang Direksi Perlu Proteksi Income

Dewasa ini kita melihat banyak orang bahkan yang berusia muda sudah mencapai posisi manajerial tinggi, direksi atau bahkan presiden direktur. Hal ini merupakan kabar terbaik untuk Indonesia. Tetapi apakah hal ini merupakan kabar baik untuk keluarganya yang sudah terbiasa hidup makmur enak agar bisa langgeng selamanya? Belum tentu, jika sang istri merupakan seorang ibu rumah

Saya Banyak Tanggungan Asuransi Tidak Prioritas

Seringkali kita mendengar seorang pekerja atau seorang pebisnis mengatakan waduh saya sudah punya banyak tanggungan, jadi asuransi nanti saja deh bukan prioritas saat ini. Ya hal ini tidak akan jadi masalah jika Anda bisa yakin 100% bahwa Anda tetap sehat-sehat selalu. Jika Anda adalah seorang pencari nafkah tunggal atau pebisnis one man show, istri Anda