Home

Saya Tidak Pandai Bergaul Tidak Banyak Prospek Nasabah

Sesungguhnya orang yang tidak pandai bergaul di masa lalu, memang mempunyai pekerjaan rumah yang lebih banyak daripada teman-teman lainnya yang pandai bergaul.

Tetapi bukan berarti sebuah kartu mati bahwa orang yang tidak memiliki kemampuan bergaul, tidak bisa sukses di industri ini. Sebagai info di industri kami dikenal ada tiga lingkaran sumber nasabah atau tim. Yang pertama adalah lingkaran 1 yakni lingkaran kenalan yang Anda kenal dekat. Misalnya family, kenalan baik atau sejawat dekat atau relasi di bisnis atau pekerjaan sebelumnya. Lingkaran 2 adalah lingkaran orang yang kita tidak kenal tetapi dikenalkan oleh kenalan di lingkaran 1. Umumnya ini adalah hasil referensi dari lingkaran 1.

Lingkaran 3 adalah orang yang sama sekali kita tidak kenal saat ini. Bisa jadi nanti kita kenal melalui iklan atau pameran atau bertemu di lokasi seminar dan lainnya. Orang yang pandai bergaul akan memiliki pengenalan banyak di lingkaran 1 dan berpotensi memiliki teman-teman baru di lingkaran 2.

Sementara orang yang kurang bergaul akan memiliki kenalan lebih sedikit pilih lingkaran 1 dan akan sangat sedikit di lingkaran 2. Akan tetapi bagi yang pandai bergaul atau tidak akan memiliki peluang yang sama untuk memiliki banyak kenalan baru di lingkaran 3. Yakni orang yang kita tidak kenal sama sekali saat ini.

Ada berapa banyak? Wow potensinya hanya sebanyak 270 juta orang warga negara Indonesia.

Jadi tidak ada alasan bahwa di masa lalu, tidak pandai bergaul dan tidak punya kenalan yang banyak pasti tidak bisa sukses. Sepanjang kita mau belajar khususnya di zaman ini, adalah belajar melalui pemasaran digital maupun pemasaran offline seperti pameran, seminar, gathering serta lainnya maka masa lalu kita yang kurang bergaul tetap mempunyai prospek untuk sukses besar di masa depan. Dengan calon prospek dari lingkaran 3.

Karena zaman ini dunia digital bisa menjangkau jauh lebih banyak orang dimanapun dibandingkan dengan tata cara konvensional zaman dulu. Yang harus tatap muka, jadi asal Anda benar-benar mau belajar. Maka tetap bisa belajar bergaul dan berkenalan dengan banyak orang di lingkungan yang Anda tidak kenal sama sekali.

Di industri kami sudah banyak orang yang tadinya bukan siapa-siapa, tidak bisa bergaul, tidak bisa berbicara, introvert, tidak punya kenalan. Tetapi semuanya bisa berubah karena mereka mau berubah, mau belajar dan mau berjuang keras hingga sukses.

Jadi ini bukan mitos bahwa orang yang tidak bisa bergaul, tidak bisa sukses. Tetapi adalah sebuah tantangan ketika bagi Anda yang memang dulunya tidak biasa bergaul tetapi sangat ingin berubah. Maka tempat kami justru merupakan tempat terbaik untuk Anda berubah menjadi orang sukses luar biasa. Khususnya di industri asuransi di masa depan.

Jadi ini mitos yang negatif atau fakta yang positif? Anda yang tentukan

Related Post

Asuransi Hanya Menguntungkan Leadernya Saja

Sesungguhnya siapapun yang mau bergabung di industri kami di masa kini, dia melakukan hal-hal yang seharusnya dilakukan maka dia mempunyai potensi sukses bahkan bisa jauh lebih tinggi daripada leader-leadernya yang di atas. Kenapa bisa begitu? Karena keberadaan leaders sebagai mentor dan coach adalah bisa membantu Anda cepat memulai dan sukses hanya ada di industri tertentu

Pekerjaan Asuransi Dapat Komisi Hanya 2 Tahun Layani Nasabah Seumur Hidup

Sesungguhnya ini memang fakta ketika kita closing sebuah case atas nasabah umumnya kita dibayar komisi selama 2 tahun. Kalau untuk produk Unit Link, komisi bisa sampai 5 tahun tetapi komisi tahun ketiga sampai kelima biasanya hanya kecil saja. Akan tetapi banyak orang lupa bahwa di dunia asuransi ketika seseorang sudah membuka polisi tentu bukan hanya

Mantan Managerial Pengusaha 40-50 Tahun Mungkinkah Sukses di Dunia Asuransi

Sesungguhnya orang yang sudah berusia antara 40-50 tahun atau lebih, jika berasal dari lingkungan manajer ke atas, profesional atau wirausaha maka dia memiliki potensi sukses lebih besar. Mengapa? Karena mempunyai pangsa pasar kelas menengah atas dan juga lingkup pergaulan yang sangat bagus. Sehingga potensi sukses yang justru sangat tinggi. Belum lagi terkait dengan kemampuan manajerial