Home

Media Massa Banyak Orang Kecewa Dengan Asuransi

Dewasa ini karena kebebasan berpendapat dan juga menyebarkan berita, banyak sekali berita yang baik dan hoax berseliweran bersamaan.

Jika kita tidak bisa memilah-milah berita tersebut, kita bisa jadi korbannya. Tidak dipungkiri ada sebagian komplain nasabah memang benar adanya. Akibat dari adanya oknum perusahaan yang tidak bertanggung jawab atau adanya oknum agen yang bertindak semaunya.

Tetapi disisi lain juga ada sebagian kondisi dimanfaatkan oleh segelintir oknum nasabah ataupun sindikat untuk mencari kesempatan dalam kesempitan. Sesungguhnya jumlah orang yang komplain di media maSsa cukup terbatas. Tetapi bisa bergaung luar biasa karena akibat dipublikasikan secara masif oleh media massa dan sosial media.

Tentu kita harus fair bahwa masih ada orang-orang yang mungkin kecewa tetapi tidak berani atau tidak berkesempatan melakukan komplain secara terbuka. Tetapi kalau kita mau jujur melihat masalah maka sebenarnya banyak sekali nasabah-nasabah yang sudah mendapatkan manfaat klaim dari asuransi tetapi sangat jarang mau menyampaikan di media massa bahwa dirinya telah dibayar dengan baik dan benar.

Mengapa? Karena tidak mungkin kita mau mengatakan bahwa kita telah mendapatkan uang banyak dari klaim asuransi karena bisa mengakibatkan banyak orang yang akan memanfaatkan kesempatan dalam kesempitan yaitu minta duit lah, minta sumbangan lah. Apakah itu dari teman, saudara atau masyarakat umum. Jadi memang faktanya banyak orang mendapatkan manfaat tetapi sangat jarang menyampaikan ke publik bahwa dia dibayar dengan baik dan benar.

Saya pribadi banyak membantu nasabah-nasabah mendapatkan klaim yang baik dan benar tetapi demi menjaga kepentingan privasi dari para nasabah, saya sangat jarang meminta mereka membuat testimoni dan dipublikasikan ke umum.

Kenapa? Karena saya sangat menjaga privasi dari beliau-beliau yang merupakan orang kelas menengah ke atas. Oleh karena itu, janganlah mudah percaya berbagai berita negatif di media massa semata. Tetapi cobalah cek and cross check dengan teliti khususnya melalui kenalan baik yang pernah berurusan dengan perusahaan ternama dan atau ikut asuransi profesional.

Terkait dengan kelancaran pembayaran klaim, coba tanya mereka benar tidak mereka bertindak profesional secara adil dan bijak jika nasabah benar. Jadi ini bukan mitos tetapi fakta

Related Post

Saya Kaya Punya Banyak Aset Tidak Butuh Asuransi

Ini adalah sebuah fenomena yang masih terjadi di masa ini, di mana segelintir orang kaya unik merasa bahwa dia sudah punya banyak uang. Lalu buat apa punya asuransi? Tetapi beliau-beliau tidak sadar sesungguhnya asuransi bukan cuma sekedar menyangkut ke kemampuan membayar biaya rumah sakit saat ini. Tetapi asuransi bisa menyangkut ke minimal salah satu dari

Saya Masih Muda Tidak Butuh Asuransi

Ini adalah sebuah pernyataan yang sering sekali dilontarkan oleh para pemuda berusia sekitar 20 sampai 30 tahunan. Di mana mereka merasa masih sangat sehat, energik dan lajang. Alias belum menikah, sehingga tidak merasa adanya tanggungan yang harus dikhawatirkan. Sepintas memang sangatlah wajar jika dipandang dari sudut pandang pribadi mereka. Tetapi dalam kenyataan hidup latar belakang

Masuk Asuransi Gampang Klaim Susah

Keluhan ini sering disampaikan oleh para calon nasabah maupun para nasabah yang sudah ada. Pada kenyataannya harus diakui ada sebagian fakta benar adanya di lapangan hingga saat ini bahkan mungkin di masa depan. Tapi untungnya sebagian besar kondisi ini adalah faktor yang bisa dikendalikan dan dihindari oleh seorang calon nasabah atau nasabah yang berkeinginan buka